Mereka saling menatap, menunggu sinyal pertama. Aldn melangkah maju, mengusap lembut rambut Shouda, lalu menurunkan tangannya ke punggungnya. Sentuhan itu menimbulkan getaran hangat yang menjalar ke seluruh tubuh mereka.
Waktu terasa tidak penting. ia menulis, “bila hati kita bersedia, tidak ada batas yang menghalangi.” Ia menutup laptopnya, menatap bintang, dan menunggu sinyal dari Chisato.